Muatan Kurikulum

Muatan Kurikulum

Kurikulum KB-TKANNUR (judul artikel)

Muatan Kurikulum Taman Kanak-kanak meliputi sejumlah bidang pengembangan yang keluasan dan kedalamannya merupakan beban belajar bagi peserta didik pada satuan pendidikan. Di samping itu materi muatan lokal dan kegiatan pengembangan diri termasuk ke dalam isi kurikulum.

Permendikbud No. 137 Tahun 2014 yang mengatur tentang Standar nasional PAUD di dalamnya memuat Standar Pencapaian perkembangan berisi kaidah pertumbuhan dan perkembangan anak usia dini sejak lahir sampai dengan usia enam tahun.

Tingkat perkembangan yang dicapai merupakan aktualisasi potensi smua aspek perkembangan yang diharapkan dapat dicapai anak pada setiap tahap perkembangannya, bukan merupakan suatu tingkat pencapaian kecakapan akademik.

Oleh karena itu di dalam kurikulum KB-TK ini mengacu pada Permendikbud No. 137 Tahun 2014, sehingga muatan kurikulumnya adalah sebagai berikut :

1. Bidang Pengembangan

  1. Bidang Pengembangan Pembiasaan
    Bidang pengembangan pembiasaan merupakan kegiatan yang dilakukan secara terus menerus dan ada dalam kehidupan sehari-hari anak sehingga menjadi kebiasaan yang baik.

    1. Aspek perkembangan moral dan nilai-nilai agama, bertujuan untuk meningkatkan ketaqwaan terhadap tuhan Yang Maha Esa dan membina sikap anak dalam rangka meletakkan dasar anak menjadi warga negara yang baik.
    2. Aspek perkembangan sosial dan kemandirian, dimaksudkan untuk membina anak agar dapat mengendalikan emosinya secara wajar dan dapat berinteraksi dengan sesamanya maupun dengan orang dewasa dengan baik serta dapat menolong dirinya sendiri untuk kecakapan hidup.
  2. Bidang Pengembangan Kemampuan Dasar
    Bidang Pengembangan Kemampuan dasar merupakan kegiatan yang dipersiapkan oleh guru untuk meningkatkan kemampuan dan kreativitas sesuai dengan tahap perkembangan anak. Bidang ini meliputi :

    1. Berbahasa, bidang ini bertujuan agar anak mampu mengungkapkan pikiran melalui bahasa yang sederhana secara tepat, mampu berkomunikasi secara efektif dan membangkitkan minat untuk dapat berbahasa indonesia.
    2. Koginitif, Pengembangan ini bertujuan mengembangkan kemampuan berpikir anak untuk dapat mengolah perolehan belajarnya, dapat menemukan bermacam-macam alternatif pemecahan masalah, membantu anak untuk mengembangkan kemampuan logika matematiknya dan pengetahuan akan ruang dan waktu, serta mempunyai kemampuan untuk memilah-milah, mengelompokkan serta mempersiapkan pengambangan kemampuan berfikir teliti.
    3. Fisik / Motorik
      Pengembangan ini bertujuan untuk memperkenalkan dan melatih gerakan motorik kasar dan motorik halus, meningkatkan kemampuan mengelola, mengontrol gerakan tubuh dan koordinasi, serta meningkatkan ketrampilan tubuh dan cara hidup sehat sehingga dapat menunjang pertumbuhan jasmani yang kuat, sehat dan trampil.
    4. Seni
      Pengembangan ini bertujuan untuk berkembangnya eksplorasi, ekspresi, dan apresiasi seni dalam konteks bermain pada anak.

2.Muatan Lokal

  1. Mengenalkan pada anak cara membuat Lumpian
    Tujuan :

    1. Mengembangkan kompetensi anak sesuai dengan ciri khas dan potensi makanan khas Semarang.
    2. Agar anak dapat menghargai Ciri khas dan produk khas Kota Semarang.
  2. Mengenalkan pada anak cara membuat berbagai olahan dari buah mangga (jus, manisan, selai)
    Tujuan :

    1. Mengembangkan kompetensi anak untuk bisa mengolah atau memanfaatkan hasil kebun KB-TK ANNUR yakni mangga
    2. Agar anak dapat menghargai dan berkreasi membuat berbagai olahan dari mangga (jus, manisan, selai)

3. Pengembangan Diri
A.BTA
Tujuan :

  1. Mengenalkan bentuk-bentuk huruf hijaiyah pada anak sedini mungkin
  2. Mengenalkan bacaan huruf hijaiyah dengan lafal yang benar

B.Menari
Tujuan :

  1. Mengembangkan bakat yang dimiliki anak sejak dini
  2. Membentuk fisik dan memupuk keberanian pada diri anak

C.Melukis
Tujuan :

  1. Meningkatkan kreatifitas pada diri anak
  2. Mengembangkan imajinasi anak untuk berkreasi

D.Menyanyi
Tujuan :

  1. Menggali bakat dibidang olah vokal
  2. Menyalurkan bakat anak dalam olah vokal
  3. Pengaturan Beban Belajar
    Beban belajar yang digunakan adalah sistem paket sebagaimana tertera dalam struktur kurikulum, yaitu :
Kelas Satu
Jam Pem-
belajaran
Tatap Muka
/ Menit
Jumlah
jam pem-
belajaran
per-minggu
Minggu
Efektif
Per-tahun
Ajaran
Waktu
Pembelaja-
ran(jam)
Per-tahun
KB I 30 12 jam 34 minggu 408 jam
KB II 30 12 jam 34 minggu 408 jam
TK A 30 30 jam 34 minggu 1020 jam
TK B 30 30 jam 34 minggu 1020 jam
  1. Pengelompokan Anak Didik
    Kriteria pengelompokan disesuaikan dengan usia perkembangan anak didik.
    • 2 - 3 tahun Kelompok bermain I
    • 3 – 4 tahun Kelompok Bermain II
    • 4 - 5 tahun TK Kelompok A
    • 5 – 6 tahun TK Kelompok B
  2. Kenaikan Kelas (Perpindahan Kelompok)
    Kenaikan atau perpindahan kelompok dilaksanakan pada setiap akhir tahun pelajaran
    • Kelompok Bermain ke TK / Kelompok A
    • Kelompok A ke Kelompok B
    • Kelompok B ke SD
  3. Pendidikan Kecakapan Hidup
    • Kegiatan makan bersama / makan prasmanan
      Tujuan : agar anak dapat melayani diri sendiri dan melatih emosi anak
    • Melepas baju
      Tujuan : Agar anak dapat melepas baju sendiri sehingga tidak tergantung orang lain
    • MCK
      Tujuan : Anak dapat mengurus dan melayani diri sendiri dalam kebersihan badan
  4. Pendidikan Berbasis Keunggulan Lokasi dan Global
    1. Bahasa Jawa
      Tujuan :
      1. Mengembangkan kompetensi anak dalam berbahasa Jawa
      2. Agar anak dapat berkomunikasi dengan bahasa Jawa
      3. Untuk melestarikan budaya bahasa jawa
    2. Bahasa Inggris
      Tujuan :
      1. Mengenalkan bahasa asing secara sederhana
      2. Menambah pengetahuan tentang bahasa asing
      3. Melatih mengucapkan lafal bahasa asing secara sederhana
    3. Membuat olahan dari mangga
      Tujuan :
      1. Mengembangkan kompetensi anak sesuai dengan keunggulan lokal
      2. Agar anak dapat menghargai produk lokal
    4. Membuat sirup
      Tujuan :
      1. Mengembangkan kompetensi anak sesuai dengan keunggulan lokal
      2. Agar anak dapat menghargai produk lokal
    5. Membuat sayur bayam
      1. Mengembangkan kompetensi anak sesuai dengan keunggulan lokal
      2. Agar anak dapat menghargai produk lokal
    6. Pengembangan Pendidikan Karakter Bangsa
      Pengembangan pendidikan karakter bangsa dilaksanakan secara terintregasi dengan kurikulum pembelajaran. Untuk tahun ajaran 2017/20168 ini pendidikan karakter bangsa yang dilaksanakan di KB-TK. ANNUR meliputi :
Pengembangan
Karakter Bangsa
Uraian Kegiatan
Religius
  • Berdoa sebelum dan sesudah kegiatan setiap hari.
  • Pemasangan tulisan Assalamu’alaikum dan pembiasaan
    salam dikalangan warga sekolah.
  • Praktek Wudhu sebelum sholat dhuhur setiap hari senin,
    Selasa, Rabu (Kelompok B)
  • Sholat dhuhur berjamaah setiap hari Senin, Selasa,
    Rabu di musholla TK ANNUR (kelompok B)
  • Praktek sholat dhuha setiap hari Jum’at (Kelompok B)
  • Mengaji qira’ati (Senin-Jum’at)
  • Penerimaan dan penyaluran zakat fitrah di bulan Ramadhan
  • Pengenalan & hafalan doa – doa dan surat – surat
    pendek diawal KBM
  • Kegiatan halal – bi halal
  • Peringatan maulud Nabi Muhammad SAW
  • Latihan Manasik Haji
Semangat kebangsaan
  • Upacara bendera setiap hari Senin
  • Upacara peringatan hari Kartini
  • Menggelar lomba fashion show pada peringatan
    hari Kartini
  • Menggelar lomba paduan suara antar kelas pada
    peringatan hari Kartini
  • Menggelar lomba ketangkasan pada peringatan
    HUT Kemerdekaan RI
Peduli Sosial
  • Memasang kotak amal setiap hari Jum’at
  • Menjenguk murid / guru yang sakit/ keluarga
    besar KB-TK ANNUR
  • Menyumbang korban bencana
  • Saling berbagi / memberi kepada teman yang
    tidak membawa bekal.
Kreatif
  • Mengembangkan kegiatan pembelajaran yang dapat
    memupuk kretivitas anak
  • Menggelar & mengikuti berbagai lomba : mewarnai
    gambar, paduan suara, fashion show dll.
  • Kegiatan ekstrakurikuler drumband setiap hari
    Senin (kelompok B)
  • Kegiatan ekstrakurikuler menggambar setiap
    hari Kamis
  • Kegiatan ekstrakurikuler menari setiap
    hari Selasa
Peduli lingkungan
  • Memasang tempat sampah basah dan kering
    di masing-masing kelas
  • Memasang slogan/ symbol perlunya menjaga
    kebersihan lingkungan di sekolah
  • Pembiasaan mematikan kipas angin dan lampu
    jika tidak dipakai
  • Pembiasaan cuci tangan sebelum makan
  • Pemasangan wastafel dan lap disetiap kelas
Cinta tanah air
  • Setiap hari Kamis berbahasa Jawa
  • Memakai batik setiap hari Kamis
  • Menari jawa dan tari nasional
  • Memasang bendera Negara dan ambing Negara.
  • Makan bersama setiap bulan sekali menu
    makanan local ( Indonesia)
  • Menggunakan bahasa pengantar bahasa
    Indonesia saat KBM
Disiplin
  • Sistem presensi guru dengan jeglog
  • Setiap siswa yang datang/pulang harus
    membalik papan absent sesuai namanya.
  • Pemasangan tata tertib di setiap kelas
  • Bermain sepeda di Taman Pendidikan Lalu lintas
    secara rutin sebulan sekali
  • Pengenalan rambu-rambu lalu lintas.
Ramah
  • Membiasakan anak bersikap ramah pada siapa
    saja (Teman-orang tua-guru)
  • Memasang slogan 5 s di dinding kelas
  • Pelaksanaan 5 s (Senyum Sapa Salam Sopan Santun)
  • Menyediakan fasilitas pembelajaran yang ramah anak
Mandiri
  • Pembiasaan anak untuk bisa memakai
    sepatu dan kaos kaki sendiri
  • Pembiasaan anak untuk makan sendiri
  • Menempatkan loker tas dan sepatu di kelas untuk
    bisa meletakkan barang-barangnya sendiri sesuai tempatnya.
Rasa ingin tahu
  • Pengembangan konsep sains di setiap sentra
  • Pembelajaran dengan berbagai media yang dapat
    menggali rasa ingin tahu pada anak.
  • Pembelajaran dengan eksperimen-eksperimen
    sederhana di sentra sains.
Gemar membaca
  • Penyediaan ruang perpustakaan
  • Pembelajaran di ruang perpustakaan secara berkala
  • Penyediaan berbagai buku cerita yang dapat
    menarik minat dan kecintaan anak terhadap buku.
Tanggung jawab
  • Pembiasaan untuk mau meminta maaf melakukan
    kesalahan pada orang lain
  • Pembiasaan mau mengakui kesalahannya
  • Pembiasaan mau menerima konsekuensi dari
    perbuatan yang telah dilakukan.
Jujur
  • Pembiasaan untuk selalu berkata dan berperilaku jujur

Bagaimana Mengajak buah hati ke sekolah?

Bagaimana Mengajak buah hati ke sekolah?

Untuk menyipakan buah hati anda dalam memasuki sekolah, ada baiknya anda turut mepersiapkan mereka secara mental, tidak hanya secara finansial